Sabtu, 20 April 2013

Kenapa Enggan Berbusana Muslimah

Kita sebagai sesama muslim sudah barang tentu memiliki kewajiban untuk saling mengingatkan. Mulai dari saudara-saudara kita, kawan-kawan kita, tetangga, bahkan masyarakat yang lebih luas yang masih enggan mengenakan busana muslimah. Namun demikian, anda yang ingin turun ke medan dakwah, haruslah sudah mengusai bahannya. Mana bisa Anda mengajak seseorang tetapi anda sendiri tidak memiliki dasar ideologi (dali naqli dan aqli) yang kuat. Berkaitan dengan bahan dakwah busana muslimah, paling tidak anda harus dapat menjawab atau menanggapi serangkaian alasan mereka yang masih tidak mau mengenakan busana muslimah. Maka, penjabaran tentang alasan mereka yang belum mau mengenakan busana muslimah perlu saya terangkan lebih lanjut, siapa tahu ada di antara yang membaca buku ini belum membiasakan diri mengenakan busana muslimah dalam aktifitas kesehariannya.
1)      Karena takut diangggap tidak cantik
Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa kecantikan seseorang bukan terletak semata-mata pada busana yang ia kenakan. Ada jutaan perempuan berbuasana muslimah tetap cantik. Anda mungkin menyangkal, lho itu karena dasarnya ia sudah cantik, mau dikenakan apapun tetap cantik. Bolehlah anda berkata begitu. Tapi sekarang, dengarkan pertnayaan saya.  Apakah anda merasa diri anda tidak cantik, kurang cantik, atau bahkan buruk? Anda menjawab iya atau tidak itu terserah anda. Tetapi tolong jawab pertanyaan ini tulus dari dasar hati anda: Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengukur cantik dan tidaknya diri anda?
Kriteria kecantikan sangat relatif, tidak ada standar pasti untuk mengukur kecantikan seseorang. Apakah yang hidungnya mancung, yang bibirnya tipis, dan alisnya lentik dan kulit wajahnya putih adalah perempuan cantik? Apakah yang kulitnya hitam, wajahnya bulat, dan hidungnya pesek adalah perempuan jelek? Tidak. Bisa jadi jawabannya adalah sebaliknya, bahwa perempuan yang hitam, bulat, dan pesek dalam sebuah masyarakat tertentu digolongkan sebagai perempuan yang cantik. Begitu pula penggunaan pakaian muslimah pada diri seseorang, tidak perlu dicemaskan dapat menurunkan pamor kecantikan Anda.
Anda cantik kalau menggunakan celana pendek dan kaos pendek, itukan kata yang mengatakan, belum tentu saya menyetujui perkataan orang yang mengatkaan anda cantik. Anda cantik kalau anda mengenakan jilbab dan blus. Itu juga kata orang, dan belum tentu yang lain menyetujui.
Yakinlah, kecantikan itu bukan berasal dari penampilan fisik semata. Tetapi kecantikan juga ditunjang dari dalam (inner baeuty). Dan dengan berbusana muslimah dengan ikhlas tentunya, akan timbul aura positif dalam diri anda. Lebih-lebih jika anda gemar membaca sehingga memiliki banyak penyetahuan, tentu aura kecantikan yang anda miliki akan semakin besar.
Kecantikan memang perlu diusahakan. Busana yang anda kenakan memang akan membuat penilaian orang yang memandang anda. Dan karenanya anda sebagai perempuan perlu juga untuk banyak belajar tentang segala sesuatu tentang busana, baik model, kombinasi warna dan sebagainya.
2)   Karena dilarang orang tua
Lain lagi jika orang tua Anda melarang anda untuk mengenakan busana muslimah. Orang tua memang sangat besar jasanya kepada kita. Dan kita memang diwajibkan berbakti kepada orang tua, tetapi bukan berarti semua perintahnya wajib kita turuti. Kecuali perintah yang menjauhan kita dari Allah Swt maka kita wajib patuh. Sedangkan perintah yang menjauhkan kita dari Allah berupa kemaksiatan atau yang lebih besar dari itu maka kita wajib ingkar dengan perintah tersebut.
Allah sudah menjelaskan tentang hal ini:
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya," (QS. Luqman:15)
Mungkin mengingkari larangan orangtua untuk mengenakan busana muslimah tidak sederhana bagi anda, karena anda setiap hari hidup bersama mereka dan makan dari hasil jerih payahnya. Sekarang tingggal anda sendiri yang menentukan, apakah akan mengikuti perintah Allah atau menjalankan perintah orangtua yang sesat.
3)   Karena takut tidak konsisten
Pesimis itu datangnya dari setan. Orang yang pesimistis berarti ia telah mematuhi kehendak setan. Ketika anda mengatakan, “Wah nanti kalau aku pakai jilbab, aku kurang yakin akan dapat mengenakannya seumur hidup.” Atau anda membatin begini: “Sekarang berjilbab, nanti tidak, lebih baik tak usah aja sekalian.” Itulah pikiran dan perasaan orang yang belum mantap keimanannya akan perintah Allah.
Jika anda pesimis tak bisa konsisten mengenakan busana muslim, maka apakah anda tidak pesimis untuk menjalan perintah Allah yang lain, seperti shalat misalnya.
Pesimis dan keragu-raguan untuk tetap istiqamah di jalan Allah adalah bisikan setan yang wajib kita perangi dengan sabar.
Allah telah berfirman:
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'." (QS. 2:45)
Maka, sesungguhnya tak ada hal perlu diragukan untuk mengganti busana-busana anda yang kurang pantas dengan busana muslimah. Yakinlah, Anda akan dapat konsisten mengenakan busana muslimah karena anda menunjung tinggi agama anda, dan mencintai Allah dan Rasulullah.
Ada doanya supya Anda dapat istiqamah dalam berjilbab, “Hasbunallaahuwa ni’mal wakiil (cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)” dan “Ni’mal maulaa wa ni’man nashiir (Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong).” Setan, Anda tahu kan, ada mesti tak nampak, dan percayalah doa akan sanggup melindungi kita dari bisikian-bisikannya, sekaligus mengingatkan kepada kita akan Kekuatan Allah.

4) Karena tidak punya uang
Masa’ sih tidak punya uang? Itulah pertanyaan yang pantas diajukan bagi orang yang mengaku tak punya uang untuk membeli perangkat untuk mendekatkan diri pada Allah. Seringkali ada orang mengaku tak punya uang untuk haji, sementara mobilnya setiap tahun ganti yang baru, tanahnya luas, dan isi rumahnya lengkap. Sedangkan pakaian tidak seberapa harganya dibanding televisi dan kulkas. Maka, munafik besar bagi orang yang beralasan tak punya uang sehingga tidak mengenakan busana muslimah. Nah, pakaian yang ia gunakan itu dibeli dengan apa kalau tidak dengan uang. Atau apakah ia tidak berpakaian? Ironis.
Tetapi mungkin memang ada yang yang dalam kesehariannya sangat kurang sehingga pakainnya sangat terbatas sehiingga kita sebagai saudaranya sudah sepantasnya tergerak untuk menyumbangkan pakaian kepadanya.
Saya kira anda tidak termasuk orang yang benar-benar tidak punya uang untuk membeli busana muslimah. Tetapi jika iya, percayalah jika anda benar-benar berniat untuk memakai jilbab maka Allah Subhannahu wa Ta'ala akan memberikan jalan keluar.
Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya:
"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. ath-Thalaq 2-3)
5)   Cuaca Sangat Panas
Jika Anda beralasan bahwa cuaca sangat panas, kalau memakai jilbab dan busana yang tertutup rasanya gerah, maka anda hendaklah selalu mengingat firman Allah Subhannahu wa Ta'ala  berikut:
"Katakanlah, "Api neraka Jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jikalau mereka mengetahui."(QS. 9:81)
Apakah anda menginginkan sesuatu yang lebih panas lagi daripada panasnya dunia ini, dan bagaimana saudari menyejajarkan antara panasnya dunia dengan panasnya neraka? Yang dikatakan oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala , artinya,
"Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah." (QS. 78:24-25)
Sungguh saya tidak bermaksud menakut-nakuti anda dengan neraka. Neraka tidak untuk ditakuti, dan kita tidak pantas takut dengan neraka. Karena neraka adalah makhluk. Kita hanya patut dan wajib takut hanya pada Allah tidak pada neraka atau binatang yang mengerikan.
Tetapi perlu diingat bahwa surga itu diliputi dengan berbagai kesusahan dan segala hal yang dibenci nafsu, sedangkan neraka dihiasi dengan segala yang disenangi hawa nafsu.

6) Karena belum mendapat hidayah
Ada sebagian muslimah yang mengatakan, "Saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapatkan hidayah untuk memakainya." Kepada Anda yang beralasan demikian ingatlah bahwa hidayah itu ada sebabnya sebagaimana sakit itu akan sembuh dengan sebab pula. Orang akan kenyang juga dengan sebab, yakni makan. Kalau anda setiap hari meminta kepada Allah agar ditunjukkan ke jalan yang lurus, maka anda harus berusaha meraihnya.Di antaranya, hendaklah anda bergaul dengan wanita yang baik-baik, ini merupakan sarana yang sangat efektif, sehingga hidayah dapat anda raih dan terus-menerus terlimpah kepada anda.

Jumat, 19 April 2013

Kenali Bahan Berbahaya pada make Up

Info Kesehatan - Kosmetik mengandung bahan kimia seperti: merkuri, rhodamin B, hidrokinon dan Retin-A, memiliki sifat yang tidak dapat larut dalam air (non polar). Hal ini membuat bahan-bahan tersebut akan tetap menempel pada kulit, serta  menumpuk di kulit dalam pemakaian jangka panjang. Inilah yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit. Dalam artikel Herbal Site, Dr Retno I. Tranggono, pendiri Ristra Institute of Skin and Health menjelaskan,“Dari kebanyakan pasien yang datang, wajah mereka jadi menghitam dan timbul jerawat parah. Padahal awalnya wajah mereka tidak berjerawat.”

Kenali Bahan Berbahaya pada make Up. Kebanyakan orang dan hampir secara keseluruhan mulai memahami betapa berbahaya menggunakan bahan kimia dan produk tidak alami lainnya, kita mulai melihat bahan kimia apa yang kita hadapi setiap hari dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi kehidupan kita sekarang atau nanti. Jika Anda siap untuk fakta menakutkan mengenai bagaimana make up yang anda kenakan sekarang dapat merusak kesehatan, berikut adalah daftar bahan pada makeup yang berbahaya.

Aluminium : Aluminium zat logam yang ditambahkan ke produk untuk membantu memblokir pori-pori kita, sehingga keringat tidak dapat menembus makeup kita. Zat ini sering ditemukan dalam produk oil free. Banyak penelitian yang dilakukan bahwa produk berbahan alumunium ini berkontribusi pada penyakit Alzheimer.
Pewarna Buatan : berasal dari manakah warna warna indah dan cantik yang terdapat pada lipstick kamu? Pewarnaan sering digunakan untuk produk make up, FD & C yang dibuat dari aspal batubara. Zat ini dapat menyebabkan dan memberikan kontribusi pada penyakit Asma, Eksim, Sakit kepala, Penglihatan buram, Mata gatal dan berair dan Hiperaktif.

Sodium lauryl sulfate (SLS) atau sulfactan masih banyak ditemukan di cleanser atau facial wash. Di mana indeks iritasinya cukup tinggi. Pada pemakaian awal, konsumen akan merasa kulitnya menjadi kesat dan bersih. Akan tetapi, sebenarnya lemak kulit yang berfungsi untuk proteksi menjadi terangkat. Hal ini menyebabkan proteksi kulit berkurang, sehingga kulit mudah meradang, iritasi, alergi, dan lainnya

Mineral Oil atau petroleum sering digunakan untuk pelembab. Pemakaian produk kosmetik dengan kandungan bahan ini dapat membahayakan kulit, seperti kulit cenderung berminyak atau kusam. Namun, untuk penggunaannya sendiri masih menjadi perdebatan.

Formalin : Formalin yang sempat ramai dibicarakan karena banyak terkandung dalam makanan di negeri kita. Formalin digunakan tidak hanya untuk mengawetkan mayat, tapi make up juga dan bahkan makanan. Ini adalah karsinogen yang terkenal yang bisa meyebabkan kanker, meskipun paling sering dikaitkan dengan menyebabkan beberapa masalah kulit seperti dermatitis kontak.jadi Formalin tidak hanya berbahaya jika dikonsumsi, tetapi diterapkan pada kulit sekalipun.

Toulene : Produk ini paling sering ditemukan dalam produk perawatan kuku, seperti Penghilang cat kuku. Ini sebenarnya juga berasal dari bensin. Ini adalah produk hasil sampingan dari bensin (alias produk yang tidak berguna yang mereka lemparkan pada kita sebagai konsumen untuk digunakan). Zat ini ditambahkan pada produk untuk membantu mempercepat proses penguapan. Toluene adalah produk yang merusak dan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, serta menyebabkan sejumlah masalah mental seperti kebingungan dan kelelahan.

Mari Berbusana Muslimah

Muhammad al-Fakkar menulis, bahwa salah satu perbedaan sistem Islam dengan sistem Kapitalis adalah bahwa sistem Kapitalis memandang persoalan sosial dan rumah tangga dianggap sebagai masalah ekonomi, sedangkan sistem Islam masalah-masalah di atas dibahas tersendiri dalam hukum-hukum seputar interaksi pria-wanita (nizhâm al-ijtima'iyyah). Misalnya dalam sistem kapitalisme tidak ada istilah zina jika laki-laki dan perempuan melakukan hubungan suami-isteri tanpa ikatan pernikahan asal dilakukan suka-sama suka atau saling menguntungkan sebaliknya disebut pelecehan seksual dan pelakunya dapat diajukan ke pengadilan jika seorang suami memaksa dilayani oleh seorang isteri sementara isterinya menolak.
Karena itu dalam persoalan pakaian antara penganut sistem kapitalis dan sistem Islam jelas perbeda. Dalam sistem kapitalis pakaian dianggap sebagai salah satu ungkapan kepribadian, sebagai unsur penarik lawan jenis dan karena itu memiliki nilai ekonomis. Bentuk tubuh seseorang -apalagi wanita-sangat berpengaruh terhadap makna kebahagiaan dan masa depan.
Adapun Islam menganggap bahwa pakaian digunakan memiliki karakteristik yang sangat jauh dari tujuan ekonomis apalagi yang mengarah pada pelecehan penciptaan makhluk Allah. Karena itu di dalam Islam:
1.      Pakaian dikenakan oleh seorang muslim maupun muslimah sebagai ungkapan ketaatan dan ketundukan kepada Allah, karena itu berpakaian bagi seorang muslim memiliki nilai ibadah. Karena itu dalam berpakaian iapun mengikuti aturan yang ditetapkan Allah.
2.      Kepribadian seseorang ditentukan semata-mata oleh aqliyahnya (bagaimana dia menjadikan ide-ide tertentu untuk pandangan hidupnya) dan nafsiyahnya (dengan tolok ukur apa dan seberapa banyak dia berbuat dalam memenuhi kebutuhan hidup dan melampiaskan nalurinya).
3.      Setiap manusia memiliki kedudukan yang sama, yang membedakan adalah takwanya.
Melalui cara berpakaian yang Islami, sesungguhnya Allah juga berkehendak memuliakan manusia sebagai makhluk yang memang telah Allah ciptakan sebagai makhluk yang mulia. Sebaliknya dengan tidak mengikuti cara berpakaian sesuai yang dikehendaki Allah, menyebabkan kedudukan manusia jatuh.
Walhasil seorang muslim dan muslimah wajib mengetahui aturan berpakaian agar dalam berpakaian dan berpenampilan ia akan mendapatkan ridha Allah, bukan sebaliknya mendapatkan murka Allah.
Cara berpakaian Islami bagi kaum muslimah adalah dengan mengenakan jilbab. Tak sedikit orang menyangka bahwa yang dimaksud dengan jilbab adalah kerudung. Padahal tidak demikian. Jilbab bukan kerudung. Kerudung dalam al-Qur'an surah An-Nuur [24]: 31 disebut dengan istilah khimar (jamaknya: khumur), bukan jilbab. Adapun jilbab yang terdapat dalam surah al-Ahzab [33]: 59, sebenarnya adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah.
Kesalahpahaman lain yang sering dijumpai adalah anggapan bahwa busana muslimah itu yang penting sudah menutup aurat, sedang mode baju apakah terusan atau potongan, atau memakai celana panjang, dianggap bukan masalah. Dianggap, model potongan atau bercelana panjang jeans oke-oke saja, yang penting 'kan sudah menutup aurat. Kalau sudah menutup aurat, dianggap sudah berbusana muslimah secara sempurna. Padahal tidak begitu. Islam telah menetapkan syarat-syarat bagi busana muslimah dalam kehidupan umum, seperti yang ditunjukkan oleh nash-nash al-Qur'an dan as-Sunnah. Menutup aurat itu hanya salah satu syarat, bukan satu-satunya syarat busana dalam kehidupan umum. Syarat lainnya misalnya busana muslimah tidak boleh menggunakan bahan tekstil yang transparan atau mencetak lekuk tubuh perempuan. Dengan demikian, walaupun menutup aurat tapi kalau mencetak tubuh alias ketat - atau menggunakan bahan tekstil yang transparan- tetap belum dianggap busana muslimah yang sempurna.
Karena itu, kesalahpahaman semacam itu perlu diluruskan, agar kita dapat kembali kepada ajaran Islam secara murni serta bebas dari pengaruh lingkungan, pergaulan, atau adat-istiadat rusak di tengah masyarakat sekuler sekarang. Memang, jika kita konsisten dengan Islam, terkadang terasa amat berat. Misalnya saja memakai jilbab (dalam arti yang sesungguhnya). Di tengah maraknya berbagai mode busana wanita yang diiklankan trendi dan up to date, jilbab secara kontras jelas akan kelihatan ortodoks, kaku, dan kurang trendi (dan tentu, tidak seksi). Padahal, busana jilbab itulah pakaian yang benar bagi muslimah.
Di sinilah kaum muslimah diuji. Diuji imannya, diuji taqwanya. Di sini dia harus memilih, apakah dia akan tetap teguh mentaati ketentuan Allah dan Rasul-Nya, seraya menanggung perasaan berat hati namun berada dalam keridhaan Allah, atau rela terseret oleh bujukan hawa nafsu atau rayuan syaitan terlaknat untuk mengenakan mode-mode liar yang dipropagandakan kaum kafir dengan tujuan agar kaum muslimah terjerumus ke dalam limbah dosa dan kesesatan.
Berkaitan dengan itu, Nabi Saw pernah bersabda bahwa akan tiba suatu masa di mana Islam akan menjadi sesuatu yang asing -termasuk busana jilbab- sebagaimana awal kedatangan Islam. Dalam keadaan seperti itu, kita tidak boleh larut. Harus tetap bersabar, dan memegang Islam dengan teguh, walaupun berat seperti memegang bara api. Dan insyaAllah, dalam kondisi yang rusak dan bejat seperti ini, mereka yang tetap taat akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Bahkan dengan pahala lima puluh kali lipat daripada pahala para shahabat. Sabda Nabi Saw:
"Islam bermula dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali menjadi sesuatu yang asing. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing itu." [HR. Muslim no. 145].
"Sesungguhnya di belakang kalian ada hari-hari yang memerlukan kesabaran. Kesabaran pada masa-masa itu bagaikan memegang bara api. Bagi orang yang mengerjakan suatu amalan pada saat itu akan mendapatkan pahala lima puluh orang yang mengerjakan semisal amalan itu. Ada yang berkata, "Hai Rasululah, apakah itu pahala lima puluh di antara mereka?" Rasululah Saw menjawab, "Bahkan lima puluh orang di antara kalian (para shahabat)." [HR. Abu Dawud, dengan sanad hasan].

Kamis, 18 April 2013

Makanan untuk Tulang Sehat

Info Kesehatan - Untuk membangun tulang yang kuat, Anda membutuhkan dua nutrisi utama, yaitu kalsium dan vitamin D. Kalsium bertugas menjaga dan membentuk struktur tulang dan gigi, sedangkan vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang. Kekurangan dua nutrisi ini akan membuat Anda berisiko tinggi terkena osteoporosis.

Makanan untuk Tulang Sehat. Kini sebuah penelitian baru mengungkapkan adanya manfaat lain dari minyak zaitun yaitu memperkuat tulang. Namun sebenarnya bukan hanya minyak zaitun saja yang membantu menjaga kesehatan tulang, ada beberapa makanan lainnya yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

Kedelai
Makanan yang kaya protein, bebas susu untuk asupan kalsium Anda. Orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 1.000 miligram nutrisi penting setiap hari. Setengah cangkir porsi tahu diperkaya dengan kalsium mengandung sekitar 25 persen dari itu. Secangkir kedelai mengandung 261 miligram kalsium, ditambah 108 miligram magnesium.

Telur
Telur adalah makanan yang mudah di dapat dan penyajiannya tidak terlalu sulit. Telur, terutama bagian kuningnya, mengandung 6% vitamin D dari kebutuhan harian Anda.

Kacang almond
Kacang almond- sama seperti minyak zaitun - kaya akan lemak sehat dan bagian dari diet Mediterania yang khas, meskipun studi baru menemukan hubungan kuat antara tulang sehat dan diet yang diperkaya dengan minyak zaitun daripada diet yang diperkaya dengan kacang-kacangan. Satu porsi satu ons almond mengandung 80 miligram kalsium, tetapi juga paket hampir 80 miligram magnesium.Orang dewasa rata-rata membutuhkan sekitar 300 sampai 400 miligram per hari.

Salmon
Salmon dikenal memiliki kadar asam lemak Omega-3 berlimpah yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Namun, sepotong ikan salmon juga mengandung lebih dari 100% vitamin D. Jadi konsumsilah salmon bagi kesehatan jantung Anda dan tulang Anda.

Pisang
Pisang merupakan makanan kaya kalium yang baik untuk tulang, namun sering kali diabaikan untuk masuk dalam daftar makanan diet.

Tuna
Tuna adalah salah satu jenis ikan yang mengandung asam lemak sehat dan merupakan sumber vitamin D. Tiga ons tuna kaleng mengandung 154 IU, atau sekitar 39% dari dosis harian vitamin D Anda.

Tahu
Sumber kalsium diluar susu adalah tahu. Hanya dengan 1/2 potong dari tahu mengandung kalsium sekitar 20% dari rekomendasi kalsium harian. Namun tidak semua tofu mengandung kalsium yang baik, jadi ada baiknya perhatikan label kemasan untuk melihat apakah tahu tersebut mengandung sumber kalsium yang baik atau tidak. Selain itu tofu juga merupakan sumber protein yang baik dan merupakan pelengkap dalam gorengan.

Susu
Susu merupakan sumber kalsium yang terbaik. Seperti halnya yogurt, Anda bisa pilih produk susu yang diperkaya dengan vitamin D untuk mendapatkan manfaat ganda.

Sayuran berdaun Hijau
Vitamin K membentuk protein untuk melakukan pekerjaan mereka," kata Sarah Booth, Ph.D., direktur Laboratorium Kesehatan Wanita di Tufts University di Boston. Makan lebih banyak vitamin ini, terutama ditemukan dalam makanan seperti lobak kangkung, bayam dan Swiss, erat kaitannya dengan rendahnya risiko patah tulang pinggul.

Inilah Alasan Mereka yang Tidak Mau Berbusana Muslimah

Dunia busana terus berkembang, menandakan betapa manusia memiliki akal yang mampu berinovasi terus menerus. Ajang fashion show, dan lomba rancang busana terus menerus digelar di berbagai belahan dunia, menunjukkan ghirrah umat manusia terhadap busana hingar berkobar. Memang, busana adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh umat manusia. Sejak kecil kita telah mengelompokkan pakaian atau busana ke dalam kebutuhan primer, alias kebutuhan utama yang harus dipenuhi sebelum kebutuhan lainnya. Namun demikian, sebagaimana rumah, dan makan yang juga merupakan kebutuhan primer manusia, pemenuhan atas busana tidaklah asal-asalan. Anda tentu tidak sembarangan ketika mendesain rumah, atau memilih lokasi untuk mendirikan rumah. Anda tentu tidak sembrono ketika memilih menu makan. Begitu pula dengan busana, Anda tentu tidak asal-asalan dalam berbelanja, dan memakai busana. Lebih-lebih anda seorang perempuan, yang mungkin sering keluar rumah, dan sangat sadar selalu menjadi perhatian banyak orang. Anda tentu ketat berpikir ketika hendak mengenakan busana apa yang harus anda kenakan untuk kerja, untuk pesta, santai, atau untuk keperluan di rumah.
Busana muslimah dari tahun ke tahun terus mengalamai perkembangan. Dari segi pemakainya semakin bertambah jumlahnya. Dari segi desain dan modelnya semakin diramaikan dengan berbagai model baru dan akan terus lahir model-model baru lainnya. Namun, perkembangan busana muslimah yang terjadi di negeri ini khususnya secara sekilas memang menandakan kalau masyarakat semakin sadar akan pentingnya busana muslimah. Namun, ternyata jika kita tengok lebih jauh, ternyata tidak semuanya benar. Sebab tidak semua, saya tidak berani mengatakan mayoritas, muslimah yang bermusana muslimah menggunakannya dengan penuh kesadadaran. Di antara sekian banyak pemakai busana muslimah ada yang menggunakannya untuk sekedar mengikuti tren, atau sekedar menampakkan keislamanannya dengan simbol busana yang dikenakan. 
Baju muslimah kini mulai beralih makna dan fungsinya. Jika dulu baju muslimah digunakan untuk sebagai sarana untuk hati-hati, menutup aurat dan menghindari pandangan nafsu laki-laki. sudah menjadi mode yaitu ketika orang mengenakan baju muslim hanya pada saat bulan puasa. Selepas waktu itu mereka kembali ke baju biasa. 
Sejalan dengan itu, itu pasar busana muslimah mengalami peningkatan. Butik-butik dan toko pakaian, swalayan, mall, di mana-mana hampir tidak ada yang tak menyediakan busana muslimah. Bahkan di pameran-pameran buku, dan di warung-warung kecil terjual busana muslimah, baik itu secara lengkap, atau cuma perlengkapan penunjang busana muslimah seperti kerudung dan bros. 
Desain baju muslimah pun semakin beragam, dari mulai baju muslimah anak, remaja, dewasa, orang tua dan sebagainya. Para perancang yang semula tak mendesain baju muslimah ikut tergoda untuk menggarapnya. 
Iklan-iklan penjual busana telah sampai ke televisi, dan terpampang besar-besar di pinggir jalan raya. Semua mengaku kalau produknya menawarkan busana muslimah yang bermutu, murah, dan praktis.
Anda tentu sedikit banyak telah melihat dan dapat menyimpulkan apa yang terjadi di lingkungan sekitar anda berkaitan dengan busana muslimah. Memang, kini busana muslimah semakin banyak dikenal dan digunakan perempuan. Tetapi kita tentu saja belum begitu bangga karena kita ketahui ada beberapa type orang menggunakan busana muslimah:
  • Orang yang selalu, setiap waktu menggunakan busana muslimah dan sudah sesui dengan tuntunan syar’i
  • Orang yang selalu, setiap waktu menggunakan busana muslimah tapi belum sesui dengan tuntunan syar’i
  • Orang yang kadang-kadang mengenakan busana muslimah yang modelnya sudah sesuai dengan syar’i
  • Orang yang kadang-kadang mengenakan busana muslimah dan itu pun modelnya tidak sesuai dengan syar’i.
Ternyata, dari berjuta-juta orang yang mengenakan busana muslimah, hanya sedikit yang sudah sesuai dengan syar’i. Ngomongin tentang syar’i tentu kita tidak dapat menghinari dari khilafiah, perbedaan pendapat. Namun demikian, kita yang berakal tentu akan menggunakan pendapat yang terkuat, yang lebih mendekati kebenaran, dan bukannya menggunakan pendapat yang mengenakkan.
Sebagian muslimah yang lain mungkin dalam kesehariannya tidak pernah melepaskan busana muslimahnya, baju kebesarannya. Namun, dari caranya memakai masih kurang sesuai makna dan fungsi busana muslimah itu sendiri. 
Di samping itu ada yang menggunakan busana muslihah kadang-kadang saja. Ketika ada moment tertentu yang mengharuskannya mengenakan busana muslimah seperti ketika masuk masjid, ketika lebaran, atau ketika ada seorang lelaki datang meminangnya. Atau karena ada peraturan yang mewajibkannya mengenakan busana muslimah, seperti ketika sekolah atau di pondok pesantren. Sepulang sekolah atau stelah keluar dari pesantren busana muslimahnya akan segera dilepas dengan tanpa beban sedikitpun. 
Yang terakhir adalah perempuan muslim yang sama sekali tak mau menggunakan busana muslimah dalam kesehariannya. Ada banyak alasan kenapa seseorang tidak mau mengenakan busana muslimah. Berikut ini antara lain alasan mereka:
  • Karena takut diangggap tidak cantik
  • Karena dilarang orang tua
  • Karena takut tidak konsisten
  • Karena tidak punya uang
  • Cuaca Sangat Panas
  • Karena belum mendapat hidayah
  • Dll

Rabu, 17 April 2013

Bahaya Minum Teh bagi Ibu Hamil

Bahaya Minum Teh bagi Ibu Hamil - Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau ia terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh.

Bahaya Minum Teh bagi Ibu Hamil. Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan zat besi bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia dan kekurangan zat besi. Jangan minum teh saat perut kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung. Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat yang dikandungnya menjadi berkurang.

Info Kesehatan. Selain itu jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat nya yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh. Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI.

Bahaya Minum Kopi bagi Ibu Hamil

Bahaya Minum Kopi bagi Ibu Hamil - Berdasarkan penelitian terhadap 18.478 wanita hamil di Aarhus Kommune hospital, Jerman, wanita yang rajin mengkonsumsi kopi selama mengandung, berisiko dua kali lipat untuk melahirkan bayi yang meninggal dalam kandungan, dibandingkan mereka yang sama sekali tidak meminum kopi.  Para peneliti telah menyatakan bahwa ada keterikatan kuat antara dosis tinggi konsumsi kopi selama mengandung akan meningkatkan risiko terkena keguguran. Dikatakan bahwa wanita hamil yang meminum satu atau dua cangkir kopi setiap hari memiliki risiko dua kali lipat mengalami keguguran dibandingkan wanita hamil yang tidak mengkonsumsi kafein. 

Bahaya Minum Kopi bagi Ibu Hamil. Studi peneliti Universitas Glasgow menemukan, secangkir kopi dapat berisi kafein enam kali lebih banyak daripada dari warung kopi lainnya. Juru bicara Obstestri dan Ginekolog Dr Daghni Rajasingam mengatakan, kelebihan asupan kafein selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran dengan berat kurang, atau keguguran janin. Bayi yang lahir dengan berat kurang berisiko lebih tinggi mengalami masalah jantung dan kardiovaskular di kemudian hari. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food and Function juga menemukan sumber kafein lain diantaranya dalam teh, cokelat, minuman ringan dan beberapa jenis obat-obatan.

Seperti dikutip dari Babycenter, Senin (19/7/2010) sedangkan wanita hamil yang mengonsumsi 3 cangkir kopi sehari berpotensi melahirkan bayi laki-laki dengan kondisi salah satu testisnya tidak turun ke skrotum. Namun jika bayi yang dikandungnya adalah perempuan, maka bisa menyebabkan bayi tersebut napas dan detak jantungnya lebih cepat di beberapa hari pertama kehidupannya. Sehingga memaksa orang tua dan petugas medis lebih berjaga-jaga terhadap kesehatannya.

Peneliti menyebutkan bahwa kafein diduga sangat berbahaya karena kafein bisa menekan metabolisme yang belum kuat pada janin dan meningkatkan aliran darah kedalam plasenta, dimana aliran darah yang kuat ini bisa menyakiti janin. Penelitian mengenai bahaya kopi untuk ibu yang sedang mengandung telah memunculkan hasil yang disetujui oleh banyak ahli bahwa memang keterkaitan antara konsumsi kafein dan keguguran itu sangat dekat. Faktor lainnya adalah kopi mengandung senyawa fenol yang dapat mempersulit tubuh untuk menyerap zat besi, hal ini tentu saja bisa memperburuk keadaan karena pada dasarnya banyak ibu hamil yang memang sudah memiliki kadar besi rendah. Sehingga ada kemungkinan bayi yang dilahirkan nanti memiliki risiko terkena anemia.